Info Penting
MMBC Tidak Bekerjasama Dengan Pihak Manapun Dalam Hal Perekrutan Karyawan, Modus Penipuan Adalah Penermiaan Karyawan dan Untuk Transport & Akomodasi Kerja Sama dengan MMBC
Info Terbaru
MMBC Tidak Pernah Meminta Konfirmasi Username Dan Password Agen atau Distributor
Pendaftaran Agen dan Distributor
Jika Anda pernah melihat di TV Pak H. Bardan Priyanto dari Alfafa Universal Tour & Travel dan Pak Wempy Suciadi mereka adalah sama dengan kami, kami dari MMBC. lebih jauh tentang kami silahkan hubungi kami dengan kontak yang ada di web ini, terima kasih Terima kasih atas Kepercayaan anda bergabung bersama kami, semoga kita bisa maju bersama dalam bisnins ini, amien
0852 1093 1829
0896 7706 2753

12 Kegiatan Liburan di Yogyakarta

 yogya

Data tidak bisa bohong. Pencarian tiket pesawat murah ke Yogyakarta merupakan salah satu yang terpopuler untuk wisatawan Indonesia. Kota ini adalah salah satu primadona pilihan wisata di pulau Jawa baik bagi turis domestik maupun turis mancanegara. Siapa lagi yang lebih tepat untuk memberikan rekomendasi kegiatan di Jogja kalau bukan penduduk lokal, asli Jogjakarta! Berikut 12 Kegiatan Liburan di Yogyakarta  menurut Firsta, Orang Asli Jogja.

1. Mengunjungi Candi Borobudur, Prambanan dan Candi lainnya

Berlibur ke Jogjakarta pasti tidak terpisahkan dengan kunjungan ke dua candi termegah di Indonesia, yaitu Borobudur dan Prambanan. Walaupun Candi Borobudur terletak di kota Magelang, jaraknya yang hanya satu jam dari Jogja membuat beberapa orang mengira bahwa candi tersebut terletak di Jogjakarta. Selain dua candi tersohor itu, beberapa candi cantik lainnya yang juga patut dikunjungi adalah candi Mendut, candi Ratu Boko dan candi Ijo.

 

2. Kulineran Lokal ala Jogjakarta

Gudeg telah dikenal sebagai makanan khas yang wajib kamu santap ketika menginjakkan kaki di Jogjakarta. Selain gudeg, ada juga beberapa makanan lainnya yang harus kamu cicipi. Nasi brongkos, oseng mercon dan sate klatak adalah beberapa di antaranya. Untuk nasi brongkos, kamu bisa menyambangi Warung Handayani di dekat alun-alun selatan keraton atau Brongkos Bu Padmo di Jalan Magelang. Oseng mercon Bu Narti di Jl. KHA Dahlan dijamin bisa bikin kamu meringis kepedesan namun ketagihan. Sementara warung sate klatak bisa ditemukan di sekitar daerah Imogiri, salah satu tempat favorit adalah sate klatak Pak Bari di Pasar Wonokromo, Pleret.

 

 

3. Hang out di Alun-alun Selatan Malam Hari

Alun-alun selatan keraton Jogjakarta terlihat cantik dan ramai sekali pada malam hari. Beberapa hal bisa dilakukan disana adalah menantang dirimu sendiri untuk mencoba berjalan dengan mata tertutup melewati dua pohon beringin kembar. Selain itu, kamu bisa mengowes mobil (atau sepeda) berhiaskan lampu terang warna-warni diiringi dengan alunan lagu Katy Pery atau Magic! Keceriaan malam di alun-alun bisa ditutup dengan menikmati jagung bakar atau minum wedang ronde.

 

4. Menengok Pantai-pantai di Gunung Kidul

Bukan rahasia lagi kalau pantai-pantai di Gunung Kidul, salah satu kabupaten di Jogjakarta tersohor karena tidak kalah cantik dengan pantai-pantai di Bali. Bedanya, pantai-pantai di selatan kota Jogjakarta ini adalah pantai yang tidak diperuntukkan untuk berenang. Namun jangan khawatir, ada beberapa pantai yang relatif aman untuk berenang karena ombaknya tidak terlalu besar atau pantai tersebut berbentuk teluk seperti pantai Drini dan pantai Pantai Ngrenehan.

Baca juga ulasan mengenai Desa Tembi di Yogyakarta, tempat liburan yang meleburkan diri dengan penduduk lokal.

 

5. Mendaki Gunung Api Purba atau Nglanggeran

Gunung Api Purba atau Gunung Nglanggeran adalah salah satu tempat wisata yang happening belakangan ini. Jangan membayangkan gunung yang memerlukan pendakian berhari-hari ya. Untuk mencapai puncak Gunung Api Purba, kamu hanya perlu trekking selama 1,5 jam. Pemandangan indah akan jadi hadiah termanis di puncak. Disarankan untuk mendaki sore hari sehingga bisa menikmati sunset dari puncak, tapi jangan lupa membawa senter.

 

6. Wisata Adventure di Gunung Merapi

Gunung Merapi memiliki pesonanya yang luar biasa. Bagi yang enggan bersusah-susah mendaki gunung Merapi, kegiatan naik jeep atau lava tour bisa menjadi alternatif untuk menyapa Merapi ketika bertandang ke Jogjakarta. Pada lava tour kita akan berkeliling daerah yang tertimpa lahar Merapi tahun 2010. Salah satu yang paling menarik adalah kunjungan ke Museum Sisa Hartaku. Jika kamu merasa lebih fit dan ingin kegiatan yang lebih menantang, maka pendakian ke puncak Merapi bisa jadi pilihan. Aktivitas ini biasanya dimulai pada tengah malam untuk mencapai puncak sebelum matahari terbit.

 

7. Belajar Budaya Jawa di Museum Ullen Sentalu

Museum seni dan budaya Jawa Ullen Sentalu disebut-sebut sebagai salah satu museum terbaik di Indonesia oleh beberapa media di Indonesia. Museum yang terletak di kawasan wisata Kaliurang berfokus pada warisan budaya Jawa yang bersifat tidak berwujud/intangible. Museum ini selalu menugaskan pemandu untuk pengunjung museum, biasanya pengunjung dikelompokkan maksimal 25 orang, agar edukasi lebih maksimal.

 

8. Naik Becak Keliling Kota Jogjakarta

Naik becak adalah salah satu kegiatan yang menarik untuk dilakukan di Jogjakarta. Rute yang biasanya ditempuh adalah jalan Malioboro, kawasan historis titik nol Yogyakarta lalu berlanjut ke daerah Keraton bagian utara dan berkeliling Keraton.

 

9. Mengunjungi Taman Sari

Kegiatan naik becak berkeliling wilayah Keraton tidak lengkap dengan kunjungan ke Taman Sari. Kompleks Taman Sari terdiri dari beberapa bangunan, kolam pemandian, kanal air dan terowongan-terowongan. Menyusuri sejarah serta kemegahan arsitektur bangunan-bangunan di Taman Sari adalah salah satu kegiatan seru yang harus kamu lakukan di Jogjakarta, namun hati-hati tersesat ya.

 

10. Gua Jomblang

Walaupun aktivitas caving di Gua Jomblang termasuk tidak murah, pengalaman yang akan kamu peroleh dengan mengeksplorasi Gua Jomblang tidak ada duanya. Kamu akan diturunkan menggunakan tali ke kedalaman 60 meter. Kamu akan disambut oleh Hutan Purba, setelahnya penjelajahan dilanjutkan dengan berjalan sepanjang kurang lebih 250 meter menuju Gua Grubug untuk melihat Cahaya Surga. Cahaya Surga adalah ungkapan untuk cahaya matahari yang masuk melalui celah-celah rimbun daun pada mulut Gua Grubug.

 

11. Kursus Kerajinan khas Yogyakarta

Kalau kamu menyukai aktivitas menciptakan sesuatu, maka kursus singkat membuat berbagai kerajinan bisa menjadi pilihan. Kursus batik bisa ditemukan di sekitar Taman Sari Keraton, kursus membuat gerabah bisa dilakukan di desa wisata Kasongan dan kursus membuat perhiasan perakmu sendiri dapat dilakukan di daerah Kota Gede. Kursus ini bisa memakan waktu 2 jam sampai 1 hari penuh. Selain mendapatkan ketrampilan baru, kreasimu juga bisa kamu bawa pulang sebagai suvenir.

 

12. Ziarah ke Makam Raja Imogiri

Makam Raja Imogiri berada di sebuah bukit dengan pemandangan indah di selatan Jogjakarta. Kunjungan ke makam Raja-Raja dijamin menjadi pengalaman yang spesial walaupun untuk mencapainya, kita diharuskan menaikin ratusan tangga. Salah satu hal yang unik, kita diharuskan berbusana tradisional Jawa jika ingin mengunjungi makam. Oh ya, perlu diingat bahwa Makam Raja Imogiri dibuka untuk umum hanya pada hari Senin, Jumat dan Minggu.

 

Demikian artikel tentang Yogyakarta ini, semoga bermanfaat, cari tiket murah klik www.humairtravel.com